Daftar Laptop Harga 4 Jutaan Terbaik Di Tahun 2020
Ada banyak alasan seseorang membutuhkan laptop, sebab itulah beberapa perusahaan laptop terus melakukan inovasi dan memproduksi laptop dengan banyak pilihan. Bahkan untuk menarik pembeli perusahaan laptop tersebut mulai bersaing soal harga, dikelas menengah hadir laptop harga 4 juta dengan spesifikasi yang cukup lumayan.
Jika sekedar untuk mendukung aktivitas mengetik atau mengedit video secara sederhana laptop dengan harga kisaran 4 juta masih bisa diandalkan. Namun tentunya laptop tersebut tidak direkomendasikan untuk para gaming atau bagi kamu yang bekerja sebagai ilustrator mapun desain grafis.

Review Lenovo ThinkBook Plus Dengan Layar E-Ink
Dalam beberapa tahun terakhir, desain laptop menjadi terlalu mudah ditebak dan membosankan. Ya, mereka memiliki prosesor yang lebih cepat, tampilan tepi ke tepi, dan mungkin keyboard yang lebih baik, tetapi intinya semuanya terlihat sama. Lenovo ThinkBook Plus adalah produk berbeda dan memang sedikit aneh. Itu karena ada layar e-Ink 10,8 inci sekundernya, pada tutupnya.
Kamu dapat membuat catatan di layar e-Ink menggunakan pena aktif atau membaca e-book di layar sekunder. Ini adalah mesin yang menarik dengan desain baru yang radikal dan cocok dengan harga yang mereka tawarkan.
Review Lenovo ThinkBook Plus
Lenovo bukanlah hal baru mengeluarkan laptop dengan layar e-Ink. Dua tahun yang lalu, ia meluncurkan Yoga Book C930, notebook 2-in-1 seharga $ 1.000 yang membuang keyboard fisik demi tampilan e-Ink dengan umpan balik haptic. Tapi notebook itu ditujukan untuk audiens khusus karena tidak memiliki keyboard fisik yang nyata.
Namun, perangkat baru ini adalah notebook bisnis dan layar e-Ink sekarang dipasang di bagian atas tutupnya. Mungkin tidak seberani menggunakan tampilan e-Ink sebagai keyboard virtual, tapi setidaknya pendekatan ini lebih praktis.
Layar monokromatik yang dipasang di atas menggunakan teknologi tampilan yang sama dengan yang digunakan pada pembaca ebook modern dari Amazon. Sama seperti Amazon Kindle, layarnya mendukung sentuhan, ditambah kamu juga dapat menggunakan Pena Presisi Lenovo untuk membuat catatan cepat atau menggambar sketsa.
Keuntungan Lenovo ThinkBook Plus menggunakan e-Ink sekunder terlihat jelas. Saat laptop ditutup, layar hitam dan putih menunjukkan waktu, tanggal, indikator baterai, dan cuaca. Indikator dapat menunjukkan email yang disinkronkan dengan Microsoft Outlook. Tapi itu belum semuanya, Lenovo juga memungkinkan kamu mempersonalisasi tampilan e-Ink dengan mengubah wallpaper.
ThinkBook Plus ini memang tipis dan ringan, meskipun tidak akan menyebutnya sebagai ultrabook. Notebook dibuat dari aluminium yang dianodisasi dan tutupnya lebih tebal. Ini karena perangkat menampung layar sekunder. Dengan tebal 17,4mm dan berat 1,4kg, ini sangat ringan untuk notebook di kelasnya dan baik untuk dibawa-bawa sepanjang hari.
ThinkBook 14 Dapatkan CPU Generasi Kedua Terbaru
Sungguh luar biasa berapa banyak produsen notebook baru yang diperkenalkan Lenovo belakangan ini. Tapi ThinkBook 14 dan 14s di generasi kedua jelas merupakan salah satu perkenalan baru yang paling menarik. Paling tidak harga yang wajar memberikannya. Di atas semua itu, kinerja yang menghasilkan nilai uang yang besar.
Misalnya, Lenovo menginstal CPU Intel Tiger Lake atau AMD Ryzen 4000 di dua Notebook ini, yang mungkin merupakan keputusan yang sulit bagi banyak orang. Tetapi jika kamu peduli dengan Thunderbolt 4, keputusannya akan lebih mudah. Lagi pula, hanya versi dengan CPU Intel yang menawarkan koneksi yang sesuai.
Review Lenovo ThinkBook 14
Perbedaan antara ThinkBook 14 dan 14s bukan hanya namanya. Misalnya, 14s dengan diameter tipisnya 14,9 mm, lebih tipis tiga milimeter daripada yang satunya. Hal ini juga tercermin dari bobotnya. Berat 14s hanya 1,27 kg sedangkan yang satunya memiliki berat 1,4 kg. Namun dimensi juga tercermin dalam konfigurasi yang tersedia.
14s menawarkan ruang maksimum untuk 16 GB RAM. Sebaliknya, kamu dapat melengkapi yang satunya dengan RAM hingga 40 GB. Ada fitur yang menyertakan opsi untuk dilengkapi dengan GeForce MX450 dari Nvidia. Ini setidaknya mungkin jika kamu memutuskan untuk menggunakan CPU Intel.
Namun, perbedaan antara kedua anggota keluarga tersebut tidak hanya pada memori utama dan unit grafis. Lenovo juga menggunakan pendekatan berbeda terhadap memori. ThinkBook 14 menawarkan ruang untuk HDD atau SSD 2,5 inci klasik, yang dapat dipasang selain M.1 PCIe SSD.
Sebaliknya, ThinkBook 14s hanya menawarkan ruang untuk M.2 SSD. Tapi model yang lebih tipis juga bisa bersinar dalam hal teknis misalnya pada masa pakai baterai. Dengan demikian, ini bisa bertahan maksimal 11 jam, sedangkan yang satunya seharusnya mati setelah maksimal 8 jam.
Tapi itu saja dengan perbedaan di sekitar perangkat keras. Selain itu, ThinkBook 14 dan 14s memang terlihat sangat mirip dan memiliki tampilan yang sama. Disini Lenovo menggunakan layar 14 inch dengan resolusi 1.080p. Jika diinginkan, tampilan juga bisa didapatkan sebagai layar sentuh praktis. Bergantung pada apakah kamu memilih prosesor Intel Tiger Lake atau AMD Ryzen 4000, kamu juga mendapatkan Thunderbolt 4 atau USB-C3.2 Gen 2 koneksi.


